Abstract :
Sectio caesarea merupakan prosedur operatif, yang dilakukan di bawah anestesia
sehingga janin, plasenta dan ketuban dilahirkan melalui insisi dinding abdomen uterus. Namun,
perlu diingat bahwa seorang wanita yang telah menjalani operasi pasti akan memiliki cacat dan
parut pada rahim, yang dapat membahayakan kehamilan dan persalinan berikutnya walaupun
bahaya tersebut relatife kecil.
Tujuan pengambilan kasus ini untuk melakukan asuhan kebidanan secara
berkesinambungan pada Ny ?R? agar tidak terjadi komplikasi mulai dari kehamilan sampai dengan
KB. Dengan melakukan antisipasi deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat, pengawasan
kehamilan yang teratur dan kolaborasi dengan dr.SpOG.
Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan cara
observasi, wawancara, dan pemeriksaan. Studi kasus melihat teori dan dibandingkan dengan kasus
yang ada dengan menggunakan pendekatakan asuhan kebidanan Hellen Varney. Studi kasus
dilakukan pada Ny ?R? di BPM Eni Susilowati Amd.Keb Sumobito ? Jombang.
Asuhan yang diberikan mulai tanggal 15 April 2015 sampai 27 Juni 2015 telah diketahui
hasil observasi yang menunjukkan terdapat masalah pada bayi Ny ?R? dengan masalah ikterus
fisiologi pada tanggal 18 Mei 2015. Ny ?R? melahirkan anak keduanya di BPM Eni Susilowati
Amd.Keb Sumobito - Jombang pada tanggal 14 Mei 2015 dengan BB 3400 gram, PB 49 cm, dan
berjenis kelamin perempuan. Kunjungan nifas Ny ?R? berjalan normal. Pada tanggal 27 Juni 2015
Ny ?R? menggunakan KB suntik 3 bulan.
Asuhan kebidanan secara komprehensif yang meliputi kehamilan, persalinan, nifas, BBL,
dan KB yaitu para bidan di Puskesmas dan di Desa dapat menerapkan asuhan kebidanan secara
continuity of care dengan tepat dalam melakukan pelayanan kebidanan agar dapat meningkatkan
derajat pelayanan kesehatana ibu dan anak.
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Sectio Caesarea