Abstract :
Perilaku berisiko terhadap kesehatan remaja sebagian besar dimulai karena adanya
pergeseran pola asuh orang tua yang kurang tahu tentang kesehatan, secara tidak langsung
mereka telah mengajarkan perilaku atau pola hidup yang kurang sehat. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan peran orang tua dengan perilaku berisiko pada
remaja di SMP BHINNEKA PUNGGING Kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang
digunakan adalah analitik dengan rancangan crossectional, populasi penelitian adalah semua
remaja yang sekolah di SMP BHINNEKA PUNGGING yang bisa berkomunikasi,
menangkap dengar dan tidak sakit. Responden berjumlah 56 dan di ambil sejumlah 49,
diambil dengan simple random sampling. Variabel Independen adalah peran orang tua,
variabel dependennya adalah perilaku berisiko. Data dikumpulkan dengan menggunakan
kuesioner, pengolahan data meliputi editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisa
dengan Uji Chi- Square v23 ? 0,05. Hasil penelitian pada variabel peran orang tua,
didapatkan peran orang tua dengan kategori positif 51,02%. Dan peran orang tua dengan
kategri negatif 48,98%. Sedangkan pada variabel tingkat perilaku berisiko, didapatkan
kategori perilaku berisiko positif sejumlah 48,98%,dan perilaku berisiko negatif sejumlah
51,02%. Analisis hubungan antara peran orang tua dengan perilaku berisiko pada remaja
dengan uji Chi-Square dengan ? 0,05 menghasilkan nilai p 0,003 < 0,05. Kesimpulan
penelitian ini adalah ada hubungan peran orang tua dengan perilaku berisiko pada remaja di
SMP BHINNEKA PUNGGING. dan diharapkan orang tua dapat memberikan wawasan
kepada anaknya tetang bahaya perilaku berisiko.