Abstract :
Menyusui adalah suatu proses alamiah dan merupakan salah satu tugas dalam perawatan kesehatan anak (bayi), namun pada kenyataannya tidak semua ibu dapat melaksanakan tugas tersebut dengan baik. Ketidak berhasilan menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini karena dipengaruhi berbagai kondisi, salah satunya karena ibu bekerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan ibu bekerja dan ibu tidak bekerja dalam pemberian ASI eksklusif di Desa Tambakrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif analitik. Populasinya Semua ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di desa Tambakrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebanyak 96 orang. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampelnya sejumlah 77 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian dari 77 responden sebagian besar ibu tidak bekerja sejumlah 48 responden (62,3%). Dari 77 responden sebagian pemberian ASI eksklusif adalah memberikan ASI eksklusif sejumlah 52 responden (67,5%). Uji chi square menunjukkan bahwa nilai signifikansi ? = 0,000 < ? (0,05), sehingga H0 ditolak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan ibu bekerja dan ibu tidak bekerja dalam pemberian ASI eksklusif di Desa Tambakrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Diharapkan meningkatkan wawasan tentang kontrasepsi kelas ibu hamil baik melalui petugas kesehatan dan media elektronik serta media massa.
Kata Kunci : ibu bekerja, ibu tidak bekerja, ASI eksklusif