Abstract :
Soil Transmitted Helminths adalah nematoda usus yang dalam siklus hidupnya
membutuhkan tanah untuk proses pematangan. Daun selada berposisi duduk sehingga dapat
kontak langsung dengan tanah. Keadaan ini memungkinkan STH (Soil Transmitted
Helminth) yang berada ditanah akan mudah menempel pada daun selada. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran perbedaan jumlah telur Soil Transmitted Helminths
(STH) pada sayuran selada (lactuca sativa) pada pasar tradisional dan pasar modern di
Kabupaten Jombang. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif.Sampel yang
diambil ialah sebanyak 4 sampel yang terdiri dari dua sampel sayur selada yang dijual di
pasar trasisional dan dua sampel yang dijual di pasar modern. Sampel diteliti di
Laboratorium Mikrobiologi Program Studi D3 Analisis Kesehatan STIKES ICME Jombang.
Variabel penelitian ini adalah telur Soil Transmitted Helminths (STH) yang didentifikasi
dengan metode sedimentasi (pengendapan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel
selada (lactuca sativa) yang dijual di pasar tradisional (57%) positf terdapat telur STH, dan
sampel yang dijual di pasar modern positif terdapat telur STH (70%). Adapun jenis telur
yang ditemukan dalam penelitian ini adalah jenis Ascaris lumbricoides (83%), dan telur
Trichuris trichiura (17%). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar sampel sayuran
selada yang dijual di pasar tradisional positf terdapat telur STH jenis telur Ascaris
lumbricoides, dan sebagian besar sampel sayuran selada yang dijual di pasar modern positif
terdapat telur STH jenis telur Ascaris lumbricoides dan telur Trichuris trichiura. Jadi hampir
seluruh sampel sayuran selada yang digunakan poitif terdapat STH.
Kata kunci: Soil Transmitted Helminth, selada, pasar tradisional, pasar modern