Abstract :
Roti merupakan produk olahan tepung yang mudah rusak, terutama akibat serangan mikroba
seperti kapang, khamir dan bakteri, namun yang lebih dominan yaitu kapang. Hal-hal yang
perlu diperhatikan pada proses penyimpanan bahan makanan adalah suhu penyimpanan,
kebersihan tempat penyimpanan serta lama penyimpanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap jumlah kapang pada roti. Suhu
yang di gunakan dalam penelitian ini adalah suhu kamar 25
C,
di simpan selama 5 hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptife. Populasi
dalam penelitian ini adalah roti tawar yang ada di industri rumah tangga di Candimulyo
Jombang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 roti tawar merk X. Hasil
Penelitian menunjukkan adanya pengaruh suhu penyimpanan terhadap jumlah kapang pada
roti, adanya pengaruh lama penyimpanan terhadap jumlah kapang pada roti, adanya interaksi
antara suhu dan lama penyimpanan terhadap jumlah kapang pada roti. Jumlah koloni kapang
pada suhu 25
o
C dan suhu Refrigerator 10
o
o
C ditumbuhi 32.6
koloni Untuk menjaga kualitas roti yang baik, sebaiknya disimpan pada suhu refrigerator dan
tidak terlalu lama. Jadi penyimpanan yang baik untuk jenis makanan dari roti disimpan pada
suhu refrigerator 10
C ditumbuhi 78.3 koloni dan dengan suhu penyimpanan 10
o
C. Karena pertumbahan kapang mengalami keterlambatan
dibandingkan disimpan di suhu kamar 25
o
C.
Kata kunci : Roti, Kapang , Suhu
o