Abstract :
ABSTRAK
Salah satu indikasi faktor resiko tinggi pada kehamilan ialah usia ibu yang terlalu tua.
Wanita hamil dengan usia >35 tahun memiliki pengaruh yang kurang baik. Oleh karena itu,
setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya 4 kali kunjungan selama periode antenatal.
Kasus kehamilan dengan resiko tinggi banyak dijumpai di masyarakat, tetapi hanya tenaga
kesehatan yang bisa mendeteksinya, anggota masyarakat atau kader belum melaksanakan
deteksi secara dini sehingga pada laporan cakupan deteksi resiko tinggi oleh masyarakat
masih dibawah rata - rata Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan kebidanan
secara konprehensif pada Ny?S? di BPM Zuli Astutik Desa Randuwatang Kecamatan kudu
bulan april sampai juli 2015. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk
studi kasus dengan cara observasi, wawancara dan pemeriksaan, studi kasus melihat teori
kemudian dibandingkan dengan kasus yang ada dengan menggunakan pendekatan asuhan
kebidanan Helen Varney dan dokumentasi SOAP. Hasil dari asuhan kebidanan secara
komprehensif pada Ny?S? G2P10001 UK 38 minggu usia 38 tahun dengan Usia Ibu Terlalu
Tua, yaitu semua hasil pemeriksaan baik. Pada tanggal 18 Mei 2015 Jam 19.00 WIB, mulai
kenceng-kenceng, pada tanggal 19 Mei 2015 Jam 10.23 WIB bayi lahir Dengan SC, jenis
kelamin perempuan, BB 2800 gram, PB 48cm dan plasenta lengkap. Lama kala IV 2 jam,
kunjungan nifas dan neonatus Ny?S? lengkap dalam keadaan normal. Pada tanggal 22 Mei
2015, ibu menggunakan KB Suntik 3 bulan. Kesimpulan dari asuhan kebidanan
komprehensif pada Ny?S? dengan Usia Ibu Terlalu Tua, yaitu pada ibu hamil trimester III,
ditemukan suatu kesenjangan, yaitu masalah tekanan darah ibu tidak sesuai dengan teori
satyanegara. Pada ibu bersalin tidak ditemukan suatu kesenjangan. Pada ibu nifas
ditemukan adanya kesenjangan, yaitu masa nifas ibu tidak sesuai dengan teori satyanegara.
Pada neonatus, ditemukan suatu kesenjangan, yaitu berat badan lahir bayi tidak sesuai
dengan teori satyanegara. Dan pada keluarga berencana tidak ada kesenjangan. Saran ini
terutama ditujukan kepada para bidan di Puskesmas dan di Desa agar dapat menerapkan
asuhan kebidanan secara Continuity Of Care dengan tepat dalam melakukan pelayanan
kebidanan agar dapat meningkatkan derajat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Resiko, Usia