Abstract :
Resiko tinggi pada ibu hamil termasuk Jarak kehamilan terlalu dekat (< 2 tahun).
Sejumlah sumber menyatakan bahwa jarak ideal kehamilan sekurang-kurangnya 2 tahun,
jika dilihat menurut jarak kehamilan ternyata jarak kurang dari 2 tahun menunjukkan
proporsi kematian maternal, menyebabkan ibu mempunyai waktu singkat untuk
memulihkan rahimnya agar bisa kembali ke kondisi sebelumnya. Tujuan penelitian yaitu
melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny ?S? di Polindes sukopinggir
kecamatan gudo dari bulan April sampai Mei 2015.
Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan
cara observasi, wawancara dan pemeriksaan, studi kasus melihaat teori kemudian
dibandingkan dengan kasus yang ada dengan menggunakan pendekatan asuhan Helen
Varney dan SOAP Note.
Hasil asuhan kebidanan menunjukkan bahwa Ny ?S? pada asuhan kebidanan
antenatal care tidak terdapat kesenjangan antara fakta dan teori, karena ibu mengalami
anemia sedang dengan HB 7,4 %gr.
Dapat disimpulkan bahwa Ny ?S? dengan anemia sedang dapat mengakibatkan
resiko Haemorragic Post Partum (HPP), BBLR (Berat Baayi Lahir Rendah) dan infeksi
masa nifas, Kesenjangan tersebut beresiko atas keselamatan ibu dan bayi
Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif ini diharapkan para bidan di
Puskesmas dan di Desa dapat menerapkan asuhan kebidanan secara continuityof care
dengan tepat dalam melakukan pelayanan kebidanan agar dapat meningkatkan derajat
pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Jarak kehamilan