Abstract :
Demam tifoid adalah suatu penyakit infeksi akut sistemik yang disebabkan oleh Salmonella
typhi. Penegakan diagnosis cukup sulit karena gejala klinik demam typhoid untuk
ditentukan, sehingga diperlukan pmeriksaan laboraturium tubex dan widal. Tujuan penelitian
ini yaitu untuk mengetahui sensitivitas tubex dan widal pada penderita demam typhoid.
Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif, jumlah seluruh responden yaitu 15
responden dengan consecutive sampling dalam jangka waktu 2 minggu. Pengambilan data
dilakukan secara langsung dengan menggunakan sampel darah responden menggunakan alat
ukur Rapid typhoid detection tubex dan widal slide, kemudian data di olah dengan
menggunakan editing, coding, dan tabulasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan di RSUD
Kabupaten Jombang didapatkan dari 15 responden hasil widal positif semua. Dengan
pemeriksaan Tubex positif 13 responden (87%) dan negatif 2 responden (13%) sehingga
didapatkan presentase dari tubex dan widal bahwa lebih sensitive widal dari pada widal
dengan presentase 87% Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilaksanakan di Rumah
Sakit Umum Daerah Jombang menunjukkan hasil tubex 87% dan widal 100% lebih
sensitive tubex dari pada widal
Kata Kunci: Demam tifoid, Tubex, widal, sensitiv