Abstract :
Kecacingan adalah penyakit yang perlu perhatian lebih pada anak. Kecacingan pada anak
dapat ditekan dengan peran aktif orang tua. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
hubungan peran orang tua dalam memotivasi cuci tangan pakai sabun dan kejadian
kecacingan pada anak usia pra sekolah di TK Berunai. Desain penelitian ini menggunakan
description cross sectional pada anak usia pra sekolah yang bersekolah di TK Berunai tahun
2016 khususnya kelas 1 B berjumlah 33 anak dengan teknik total sampling. Teknik analisis
bivariat (korelasi peran orang tua dalam memotivasi cuci tangan pakai sabun dengan
kejadian kecacingan) dengan analisis chi square dan distribusi frekuensi untuk univariat
(peran orang tua dalam memotivasi cuci tangan pakai sabun dan kejadian kecacingan).
Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk variabel peran orang tua dan
pemeriksaan laboratorium kuku untuk variabel kecacingan. Orang tua aktif berperan dalam
memotivasi cuci tangan pakai sabun sebanyak 27 orang (81,8%) dan kejadian tidak
kecacingan 28 anak (84,8%). Sedangkan anak TK Berunai Kelas 1B yang tidak mengalami
kecacingan memiliki orang tua aktif berperan dalam memotivasi cuci tangan pakai sabun
sebanyak 26 anak (78,8%) dengan hasil chi square 0,000 menunjukan nilai p<0,005
menggunakan aplikasi SPSS 23. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa
terdapat hubungan signifikan antara peran orang tua dalam memotivasi cuci tangan pakai
sabun dengan kejadian kecacingan pada anak usia pra sekolah.