Abstract :
Adapun kurangnya perilaku mobilisasi dini post seksio sesarea dikarenakan kurangnya
pengetahuan pada pasien baik yang disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan,
kurangnya informasi dari petugas kesehatan dan juga adanya kepercayaan yang dapat
mempengaruhi pola dan sikap dalam melakukan aktifitas dan adapun Kerugian bila tidak
melakukan mobilisasi pada ibu seksio sesarea adalah pada fundus uteri teraba lemah
sehingga kontraks uterus tidak ada, maka akan terjadi pendarahan yang obnormal, karena
kontaksi membentuk penyempitan pembuluh darah yang terbuka sehingga ibu mengalami
infeksi yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuhTujuan untuk melihat adanya hubungan
pengetahuan dengan moblisasi dini pada pasien post sc lumbal anastesi study di ruang
Bengkirai di RSUD Sultan Immanuddin Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat
Kalimantan Tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah Analitik cross sectional,
populasi berjumlah 32 responden dengan teknik Consecutive Sampling kuesioner digunakan
untuk pengetahuan dan lembar obserpasi mobilisasi dini pada pasien post sc. Hasil
penelitian ini diperoleh dari distribusi responden yang menunjukkan setenganya pengetahuan
baik (50.0%) yaitu sebanyak 16 orang dan hampir seluruhnya responden berperilaku baik
sebesar (84,4%) yaitu sebanyak 27 orang. Setelah dilakukan uji statistik korelasi Spearman?s
rho dengan menggunakan perhitungan SPSS didapatkan nilai 0,003< 0,05 maka H0 ditolak
dan Hi diterima. Ada hubungan pengetahuan dengan mobilisasi dini pada pasien post sc di
ruang bengkirai RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun