Abstract :
Menarche merupakan peristiwa ketika seorang anak perempuan mengalami haid atau datang
bulan yang pertama kali. Remaja putri yang akan mengalami menarche membutuhkan
kesiapan mental yang baik. Narasumber yang dapat mempersiapkan seorang remaja putri
dalam menghadapi menarche, salah satunya orang tua. Anak pertama kali melakukan
interaksi komunikasi dalam lingkungan keluarga terutama dengan orang tua. Tujuan
penelitian untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan kesiapan remaja awal
menghadapi menarche pada siswi SDN 1 Kotawaringin Hilir. Desain penelitian ini
menggunakan descriptioncross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas 4
dan 5 sebanyak 27 anak yang sekaligus sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan
dengan analisis chi square. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk
variabel peran orang tua dan kesiapan remaja awal menghadpai menarche.Hasil penelitian
menunjukan sebagian besar anak di SDN 1 Kotawaringin Hilir Kelas 4 dan 5 yang tidak siap
dalam menghadapi menarche sebanyak 17 anak (63,0%). Sebagian besar memiliki orang tua
yang berperan kurang aktif sebanyak 20 orang (74,1%). Setelah analisis chi square dengan
bantuan aplikasi SPSS didapatkan hasil p value 0,711. Kesimpulannya tidak ada hubungan
antara peran orang dengan kesiapan remaja awal menghadapi menarche di SDN 1
Kotawaringi Hilir