Abstract :
Kenaikan mortalitas diantara penderita obesitas merupakan akibat dari beberapa penyakit
yang mengancam kehidupan dan obesitas menyebabkan tidur apnea, underventilasi dan
ngantuk sehingga kualitas tidur akan terganggu atau buruk. Tidak memperoleh kualitas tidur
yang baik dapat berpengaruh kepada kesehatan. Kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan
peningkatan berat badan dan beberapa penyakit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa
hubungan tingkat obesitas dengan kualitas tidur anak usia sekolah di SDN Campurejo I
Bojonegoro. Rancangan penelitian menggunakan ?Cross Sectional?. Populasi semua siswa
yang mengalami obesitas dari kelas II-V SDN Campurejo I Bojonegoro berjumlah 35.
Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan sampel sejumlah 32 siswa.
Data dikumpulkan dengan mengukur IMT dan membagikan kuesioner kepada responden
menggunakan uji statistik ?Sperman Rho?. Hasil penelitian menunjukan responden
mengalami obesitas tiingkat ringan sebagian besar 24 responden (75,0%), sedang 7
responden (21,9%), berat 1 responden (3,1%). Responden mengalami kualitas tidur baik 12
responden (37,5%) dan kualitas tidur buruk 20 responden (62,5%). Uji statistik Sperman Rho
dengan hasil p (0,094) ? ? (0,05) sehingga H0 ditolak dan H
1
dditerima. Ada hubungan antara
tingkat obesitas dengan kualitas tidur anak usia sekolah. Diharapkan guru dapat memberikan
kegiatan-kegiatan positif seperti ekstrakulikuler, dan memberikan konseling kepada murid
yang mengalami obesitas dan mangalami kualitas tidur buruk