Abstract :
Mekanisme Koping anak yang pernah mengalami bullying sangat memerlukan support system dari
keluarga khususnya orang tua. Dibutuhkan kesabaran dari pihak keluarga dalam menciptakan
lingkungan keluarga yang baik bagi anak. Dukungan dari keluarga yang baik, berusaha meluangkan
waktu, memberi bimbingan serta lingkungan sekitar sangat berpengaruh bagi anak sebagai penguat
untuk membangun perilaku yang adaptif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan
support system keluarga dengan mekanisme koping pada anak korban bullying di lingkungan sekolah
( school bullying ) di SD Negeri 1 bancar desa bancar kecamatan bungkal kabupaten Ponorogo .
Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional, populasinya adalah semua anak yang pernah
mengalami bullying di lingkungan sekolah SD Negeri 1 Bancar berjumlah 36 responden dengan
jumlah sampel 26 responden dengan teknik proportional random sampling, variabelnya ada 2 yaitu
variabel independent yaitu support system keluarga dan variabel dependent yaitu mekanisme koping
pada anak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan
editing, coding, scoring dan tabulating. Analisa data menggunakan uji ?chi square?. Hasil penelitian
ini didapatkan dari 26 responden terdapat sebagian besar responden berjumlah 13 responden mendapat
support system kurang (50%) dan 20 responden (79,9%) memiliki mekanisme koping maladaptif.
Hubungan support system keluarga dengan mekanisme koping pada anak korban bullying (School
bullying) kurang dan maladaptive sebanyak 12 responden (46,2%). Hasil uji chi square dengan SPSS
didapatkan (? = 0,003), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan support
system keluarga dengan mekanisme koping pada anak korban bullying (School bullying) di SD Negeri
1 Bancar desa bancar kecamatan bungkal kabupaten Ponorogo