Abstract :
Sesuai dengan bertambahnya umur, pertumbuhan dan perkembangan anak akan mengalami
peningkatan. Dari hasil studi pendahuluan didapatkan jumlah siswa 84 anak dan sebanyak 37
siswa menunjukkan rendahnya kemandirian seperti mamakai dan melepas sepatu dengan
bantuan orang tua, masuk kelas didampingi orang tua. Anak juga menunjukkan kelekatannya
terhadap orangtua dengan makan masih disuapin, dan pergi ke toilet didampingi orangtua.
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kelekatan anak dengan kemandirian anak
prasekolah usia 4-5 tahun di TK Mardisiwi Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo
Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian analitik cross sectional. Variabel independen
kelekatan anak dan variabel dependen kemandirian anak.Populasi penelitian semua anak dan
ibu kelas Tk A sebanyak 37 dan sampel diambil sebagian sebanyak 33 orang.Teknik yang
digunakan adalah teknik ?Simple Random Sampling?.Pengumpulan data responden dengan
menggunakan kuesioner dan checklist. Pengolahan data menggunakan uji spearman rank.
Hasil penelitian menunjukkan Hampir seluruhnya kelekatan anak prasekolah adalah positif
81,8 % dan negatif 18,2%. Kemandirian anak adalah mandiri 27,3% ketergantungan ringan
nilai 69,7 % dan ketergantungan sedang 3,0%. Hasil uji spearman rank nilai signifikan p-value = 0, 034 < 0,05 sehingga H1 diterima. Ada hubungan kelekatan anak dengan
kemandirian anak prasekolah usia 4-5 tahun di Tk Mardisiwi Desa Sumberrejo Kecamatan
Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Diharapkan guru dapat mengembangkan kemandirian
pada anak sesuai karakteristik anak