Abstract :
Angka kematian ibu berkaitan erat dengan tingginya kasus kehamilan resiko tinggi. Salah satu
faktor yang beresiko tinggi adalah kekurangan energi kronik. Kekurangan energi kronik dapat
menyebabkan resiko BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), partus lama, dan perdarahan saat
persalinan. AKI di Indonesia sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup.
Tujuan pengambilan kasus ini untuk melakukan asuhan kebidanan secara
berkesinambungan pada Ny.? I? agar tidak terjadi komplikasi dari kehamilan sampai
KB. Melakukan antisipasi deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat, pengawasan
kehamilan yang teratur dan kolaborasi dengan dr.SpOG.
Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan cara
observasi, wawancara dan pemeriksaan. Studi kasus melihat teori dan di bandingkan
dengan kasus yang ada dengan menggunakan pendekatan asuhan kebidanan Hellen
Varney. Studi kasus dilakukan pada Ny.?I? di BPM Eni S Amd,Keb Sumobito-Jombang.
Asuhan yang diberikan mulai tanggal 7 April 2015 sampai 29 Juni 2015 telah
diketahui hasil observasi yaitu pada tanggal 18 Mei 2015 Ny.?I? melahirkan anak
keduanya di BPM Eni S Amd,Keb Sumobito-Jombang dengan BB 2700 gram, PB 46 cm,
dan berjenis kelamin perempuan. Kunjungan neonatus bayi Ny.?I? berjalan normal. Pada
tanggal 29 Juni Ny.?I? menggunakan KB suntik 3 bulan. Evaluasi yang diperoleh setelah
dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. ?I? adalah tidak terjadi
komplikasi pada waktu kehamilan sampai KB
Asuhan kebidanan secara komprehensif yang meliputi kehamilan, persalinan, nifas, BBL, dan
KB yaitu para bidan di Puskesmas dan di Desa dapat menerapkan asuhan kebidanan secara
continuity of care dengan tepat dalam melakukan pelayanan kebidanan agar dapat meningkatkan
derajat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Kekurangan Energi Kronik.