Abstract :
Anemia adalah kekurangan kadar hemoglobin atau sel darah merah <11
gr%, suatu keadaan dengan jumlah eritrosit yang beredar atau konsentrasi
hemoglobin menurun. Anemia dalam kehamilan dapat mempengaruhi persalinan,
nifas, dan hasil konsepsi di trimester tiga meningkatkan resiko buruknya
pemulihan. Tujuan asuhan kebidanan ini adalah memberikan Asuhan Kebidanan
secara Continuity Of Care pada Ny. ?Y? dengan Anemia di BPM Lilis Surya Wati
Desa Sambong Dukuh Jombang dalam bentuk asuhan kebidanan kepada ibu dan
bayi mulai dari kehamilan sampai keluarga berencana menggunakan pendekatan
manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan wewenang bidan.
Metode yang digunakan dalam melakukan Asuhan Kebidanan secara
Continuity Of Care pada Ny. ?Y? dengan Anemia adalah deskriptif dalam bentuk
studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,
pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan.
Hasil Asuhan Kebidanan secara Continuity Of Care pada Ny. ?Y?
terdapat kesenjangan antara fakta dan teori pada asuhan kebidanan antenatal care
yaitu Hb ibu kurang dan mengalami anemia ringan, tetapi ibu bersalin normal
pada tanggal 4 Juni 2015 di BPM Ny. Lilis Surya Wati. Kunjungan Nifas ke 1
sampai ke 4 normal. Kunjungan neonatus pada bayi Ny. ?Y? lengkap dan normal.
Kunjungan KB Ny. ?Y? juga berjalan normal, ibu menggunakan KB suntik 3
bulan. Pada penatalaksanaan asuhan kebidanan ini, terdapat beberapa kesenjangan
dengan teori yang ada.
Kesimpulan dari Asuhan Kebidanan secara Continuity Of Care pada Ny.
?Y? dengan Anemia yaitu ibu dapat melakukan persalinan secara normal. Pada
nifas tidak terdapat masalah dan berjalan secara normal. Bayi sehat tanpa adanya
komplikasi dan ibu akseptor alat kontrasepsi suntik 3 bulan.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Continuity Of Care, Anemia