Abstract :
Salah satu resiko tinggi pada kehamilan adalah anemia. Anemia dalam
kehamilan memberikan pengaruh yang kurang baik bagi ibu, baik dalam
kehamilan, persalinan, maupun dalam masa nifas. Pada kehamilan relatif terjadi
anemia karena ibu hamil mengalami hemodilusi (pengenceran) dengan
peningkatan volume 30% sampai 40% yang puncaknya pada kehamilan 32 sampai
34 minggu. Tujuan penelitian melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif pada
Ny ?R? di BPM Siti Zulaikah Desa Tugusumberjo Kecamatan Peterongan bulan
April sampai Juli 2015.
Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus
dengan cara observasi, wawancara dan pemeriksaan, studi kasus melihat teori
kemudian dibandingkan dengan kasus yang ada dengan menggunakan pendekatan
asuhan Hellen Varney. Studi kasus dilakukan pada INC Ny ?R? di BPM Siti
Zulaikah Desa Tugusumberjo Kecamatan Peterongan.
Dari data yang penulis peroleh yaitu Ny ?R? GIIP10001 UK 35 minggu usia
28 tahun dengan hasil pemeriksaan keadaan umum baik, kesadraan composmentis,
tekanan darah : 110/70 mmHg, nadi : 80 x/menit, suhu : 36,5
C, pernafasan:
24x/menit, DJJ : (12+12+13) x 4 = 148 x/menit, TBJ : (27-12) x 155 = 2.325
gram. Asuhan kebidanan Ny ?R? yaitu pada tanggal 13 Mei 2015 mulai kencengkenceng,
tanggal
14
Mei
2015
pukul
12.35
WIB
bayi lahir spontan, perempuan,
BB : 3.300 gram, PB : 51 cm, pukul: 12.40 WIB plasenta lahir lengkap spontan,
lama kala IV ± 2 jam. KN Ny ?R? lengkap dengan keadaan normal. Pada tanggal
29 Juni 2015 ibu menggunakan Kontrasepsi Pil Progestin (Minipil).
Asuhan kebidanan secara komprehensif yang meliputi kehamilan,
persalinan, nifas, BBL, dan KB yaitu diharapkan dapat memberikan masukan bagi
pihak yang terlibat untuk menerapkan asuhan kebidanan secara continuity of care
dengan tepat untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Anemia Sedang.