Abstract :
Bahan makanan selain merupakan sumber gizi bagi manusia, juga merupakan sumber makanan
bagi mikroorganisme. Pertumbuhan mikroorganisme dalam bahan pangan padat menyebabkan
perubahan yang menguntungkan seperti perbaikan bahan pangan secara gizi, daya cerna ataupun
daya simpannya. Beberapa makanan yang dapat terkontaminasi oleh mikroganisme antara lain,
roti, buah, sayuran dan kemiri. Tujuan penelitian ini dalah mengetahui ada tidaknya jamur
Aspergillus niger pada kemiri di pasar Kanor Bojonegoro. Desain penelitian ini yang digunakan
adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh penjual kemiri di pasar Kanor
Bojonegoro sebanyak 10 sampel kemiri. Variabel pada peneliti ini adalah Aspergillus niger
pada kemiri. Analisa data yang digunakan yaitu coding dan tabulasi. Metode yang digunakan
adalah metode secara langsung dengan menggunakan KOH 10%. Hasil dari penelitian
Aspergillus niger adalah ditemukan jamur Aspergillus niger sebanyak 50 % dinyatakan positif
sedangkan 50% dinyatakan negative atau tidak ada jamur. Berdasarkan penelitian yang telah
dilakukan di simpulkan bahwa hasil yang di dapatkan sebanding 50% positif terdapat jamur
Aspergillus niger dan 50% negatef atau tidak ada jamur Aspergillus niger hasil yang di dapat
karena factor lingkungan sekitar, penjual, keadaan pasar yang tidak bagus.
Kata Kunci :Kemiri, KOH, Aspirgillus Niger