Abstract :
Remaja harus memiliki persepsi yang baik tentang kesehatan reproduksi dimulai saat mereka
memasuki masa pubertas. Salah satu cara untuk meningkatkan persepsi remaja tentang kesehatan
reproduksi adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan untuk mencegah masalah terkait
dengan kesehatan reproduksi pada remaja. Pemberian penyuluhan kesehatan akan meningkatkan
pengetahuan sehingga berpengaruh pada persepsi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
pengaruh penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi terhadap persepsi siswa di SMPN
1 Wonosalam Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre experimental
design dengan one group pre-test post-test design. Populasi yang digunakan sebanyak 199
remaja. Sampel yang digunakan sebanyak 40 orang dengan teknik Simple Random sampling.
Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Pengolahan data
dengan Editing, Scoring, Coding dan Tabulating. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji
McNemar dengan tingkat kesalahan ? = 0.05.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persepsi
remaja sebelum diberikan penyuluhan kesehatan, remaja memiliki persepsi positif sebanyak 19
orang (47.5%) dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan menjadi 32 remaja (80%) yang
memiliki persepsi positif. Hasil uji hipotesis didapatkan nilai p = 0.001, p<0.05 berarti terdapat
perbedaan yang signifikan persepsi remaja sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan
kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap persepsi
remaja tentang kesehtan reproduksi. Bila penyuluhan kesehatan yang diberikan tepat dan dapat
diterima dengan baik serta dilakukan secara berkala. Maka pengetahuan akan bertambah
sehingga berpengaruh terhadap persepsi