Abstract :
Seiring dengan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan salah
satunya karena tinggi badan kurang dari 145cm sehingga dapat meningkatkan
risiko tinggi pada kehamilan ibu dan Angka Kematian Ibu (AKI) maupun Angka
Kematian Bayi (AKB) ikut meningkat. Studi kasus ini bertujuan untuk
melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. ?S? di BPM
Rochayati,SST Desa Jatigedong Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang mulai
bulan Maret Sampai Juli 2015.
Dalam penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi
kasus dengan cara observasi,wawancara dan pemeriksaan. Studi kasus ini melihat
teori kemudian dibandingkan sesuai kasus yang ada dengan menggunakan
pendekatan manajemen asuhan kebidanan Helen Varney dan dokumentasi SOAP.
Berdasarkan hasil data yang penulis peroleh, yaitu Ny. ?S? G1P00000 UK 34
Minggu usia 28 tahun tinggi badan kurang dari 145cm. Hasil pemeriksaan
keadaan umum baik, kesadaran composmentis, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi
80x/menit, suhu 36,7
0
C, pernafasan 20x/menit, letak kepala, DJJ 140x/menit dan
TBJ (30-12)x155=2790 gram. Ny. ?S? pada tanggal 21 Mei 2015, UK 39 minggu
merasakan kontraksi sejak pukul 22.30 WIB, datang ke Rumah Sakit Umum
Daerah Ploso pukul 09.00 WIB pada tanggal 22 Mei 2015 pukul 03.15 WIB bayi
lahirlaki-laki, BB 2900 gram, PB 47 cm, plasenta lahir lengkap. Kunjungan
neonatus dan nifas dalam keadaan normal. Pada tanggal 2 Juli 2015 ibu
menggunakan Kb mini pil.
Dari data asuhan kebidanan komprehensif yang meliputi kehamilan, nifas, neonatus sampai KB di harapkan para bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan nsecara continuity of care dengan tepat dalam melakukan pelayanan kebidanan sehingga dapat meningkatkan derajat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Tinggi Badan Kurang Dari 145cm