Abstract :
Selama proses hospitalisasi anak, stress/cemas tidak hanya dialami oleh anak yang dirawat
tetapi juga orang tua sehingga asuhan keperawatan tidak hanya terfokus pada anak tetapi
juga pada orang tuanya. Saat hospitalisasi anak balita, stressor yang diterima orang tua akan
bertambah sehingga kecemasan orang tua akan meningkat. Penelitian ini bertujuan
menganalisis hubungan pengetahuan dengan kecemasan orang tua saat menghadapi
hospitalisasi anak di Ruang Lanan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Desain
penelitian ini menggunakan analitic cross sectional, dengan sampel 48 orang tua. Teknik
sampling yang digunakan Consecutive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan
kuesioner untuk variabel pengetahuan orang tua, pada variabel kecemasan menggunakan
kuesioner Skala HARS dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian hampir setengah
orang tua dengan hospitalisasi anak balita memiliki pengetahuan cukup (45,9%), sebagian
besar orang tua mengalami kecemasan ringan (54,2%), dan didapatkan hasil analisis
spearman rho 0,001 menunjukan nilai p<0,005 dengan bantuan aplikasi SPSS 23. Hasil
penelitian ini dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan dengan kecemasan orang tua
saat hospitalisasi anak balita di ruang lanan RSUD Sultan Imanudddin Pangkalan Bun.