Abstract :
Pada usia remaja seorang remaja dituntut untuk mengambil keputusan bagi masa depannya
secara mandiri. Perasaan dan sikap bingung akan mereka alami ketika harus mengambil
keputusan tentang fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan transgender) yang tidak
mereka ketahui. Pendidikan kesehatan tentang LGBT akan memberikan informasi yang
mereka butuhkan dan memberikan saran bagi remaja dalam mengambil sikap yang benar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan
sikap remaja dalam mencegah LGBT di SMKN 2 Jombang. Jenis penelitian ini adalah
kuantitatif pre eksperimen one group pre ? post test design.Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh siswa dan siswi kelas XI di SMKN 2 Jombang dengan jumlah sampel sebanyak
61 remaja. Teknik sampling menggunakan teknik proportional random sampling.Pengolahan
data dengan editing, coding, scoring, dan tabulating serta analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah uji statistik Wilcoxon Matched Paired Test. Hasil penelitian sikap remaja
sebelum diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan bahwa sebagian besar (57,4%)
responden memiliki sikap positif. Sikap remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan
menunjukkan sebagian besar (72,1%) responden memiliki sikap positif. Analisis dengan
menggunakan uji statistik Wilcoxon Matched Paired Testdidapatkan nilai p = 0,000 yang lebih
kecil dari alpha(0,05) dan nilai Z=-5,955, maka H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini
adalah ada pengaruh antara pendidikan kesehatan dengan sikap remaja dalam mencegah
LGBT.