Abstract :
Dewasa ini perilaku merokok bagi sebagian besar masyarakat di indonesia masih dianggap
sebagai perilaku yang wajar, serta merupakan bagian dari kehidupan sosial dan gaya hidup,
tanpa memahami resiko yang dapat terjadi dan bahaya terhadap diri sendiri serta masyarakat
disekitarnya. Tingkat penyebaran perokok terdapat juga paling tinggi pada usia anak dan
remaja sebagai generasi penerus bangsa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan
pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di Desa Ketandan
Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Desain penelitian ini adalah analitik cross
sectional. Populasinya semua remaja di Desa Ketandan Kecamatan Dagangan Kabupaten
Madiun yang berjumlah 58 orang. Tehnik sampling menggunakan simple random sampling
dengan sampelnya sejumlah 51 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada
variabel independen dan menggunakan lembar kuesioner pada variabel dependen.
Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik
menggunakan rank spearman. Hasil penelitian sebagian besar responden yaitu 27 orang
pola asuh orang tua adalah demokratis (52,9%), sebagian besar dari responden yaitu 33
orang perilaku merokok remaja laki-laki perokok ringan < 10 batang (64,7%). Uji rank
spearman menunjukkan bahwa nilai signifikansi ? = 0,000 < ? (0,05), sehingga H0
ditolak
dan H
1 diterima. Kesimpulannya adalah ada hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku
merokok pada remaja laki-laki di Desa Ketandan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun .
Diharapkan orang tua mengetahui bahaya tentang perilaku merokok serta mampu menjadi
contoh yang baik bagi anaknya terutama dalam hal perilaku merokok orang tua yang dapat
mempengaruhi perilaku merokok pada remaja.