Abstract :
Masa anak merupakan masa yang tepat untuk mengembangkan berbagai potensi termasuk
potensi berbahasa yaitu kreativitas verbal. Kreativitas verbal pada anak kurang dirangsang
dan dikembangkan dalam sistem pendidikan, karena yang dilatih hanya pengetahuan, ingatan
dan kemampuan berpikir logis. Untuk itu dibutuhkan stimulasi, salah satunya adalah senam
otak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap
peningkatan kreativitas verbal anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif
dengan metode pra Eksperiment dengan rancangan pre and post test group designs. Populasi
dalam penelitian semua siswa kelas IV-V di MI Negeri Kauman Utara Jombang, dengan
jumlah sampel 39 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Stratified
proportional random sampling.Variabel independen yaitu senam otak dan variabel dependen
peningkatan kreativitas verbal anak sekolah. Senam otak diberikan setiap hari, selama 1
minggu. Alat ukur menggunakan tes kreativitas verbal. Pengolahan data menggunakan
editing, scoring, coding dan tabulating. Uji analisis statistic yang digunakan yaitu uji
Wilcoxon-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan senam otak, kreativitas
verbal yang di dapat kurang kreatif sebanyak 36 responden (92,3%), dan yang cukup kreatif
sebanyak 3 responden (7,7). Sesudah diberikan senam otak, hasil kreativitas verbal ada
peningkatan yaitu kreatif sebanyak 39 responden (100%). Hasil uji Wilcoxon-test dengan
tingkat kesalahan ?=0,05 didapatkan bahwa P value = 0,000 < 0,05 yang artinya H1 diterima.
Kesimpulannya dalam penelitian ini adalah ada pengaruh senam otak terhadap peningkatan
kreativitas verbal anak sekolah kelas IV-V di MI Negeri Kauman Utara Jombang,
Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.