DETAIL DOCUMENT
Peran Keluarga Dengan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro
Total View This Week0
Institusion
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang
Author
Amalia, Nur Laili Putri
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2021-04-27 02:01:59 
Abstract :
Permasalahan utama pada penelitian ini yaitu pada tahun 2014 WHO (World Health Organitation) melaporkan bahwa 5-25 % dari anak-anak usia pra sekolah menderita disfungsi otak minor, termasuk gangguan perkembangan motorik halus. Depkes RI (2013), bahwa 0,4 juta (16%) balita Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara sedangkan menurut Dinkes (2013) sebesar 85.779 (62,02%) anak usia pra sekolah mengalami gangguan perkembangan motorik, bahasa, dan personal sosial. Metode penelitian ?Cross Sectional? yaitu peneliti melakukan pengukuran atau penelitian dalam satu waktu. Populasi penelitian semua orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah yang di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro berjumlah 120 anak. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya peran keluarg adalah pasif 80,0% dan sebagian besar perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah adalah normal 90,0%. Hasil uji spearmen rank nilai signifikan p= 0,034 < 0,05 sehingga H0 ditolak, H1 diterima. Ada hubungan perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Diharapkan bagi keluarga agar dapat memahami dan mengaplikasikan tentang cara meningkatkan kemampuan perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah melalui peran keluarga. 
Institution Info

STIKES Insan Cendekia Medika Jombang