Abstract :
Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor resiko yang
mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Pertumbuhan
merupakan suatu hal yang berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, dan
ukuran yang dapat diukur dengan ukuran berat dan panjang. Tujuan penelitian adalah hubungan
riwayat berat badan lahir (bblr) dengan tumbuh kembang pada anak prasekolah. Metode
penelitian menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya
Seluruh anak prasekolah di paud darul falah probolinggo sebanyak 30 anak. Tehnik Sampling
menggunakan Total Sampling. Sampelnya Seluruh anak prasekolah di paud darul falah
probolinggo sebanyak 30 anak. Variabel independen dalam penelitian ini adalah riwayat (bblr)
pada anak prasekolah dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah tumbuh kembag pada
anak prasekolah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner KPSP pengolahan data
menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating dengan menggunakan uji statistik
spearman rank.Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden mempunyai riwayat
bblr sejumlah 26 responden (86,7%) dan sebagian besar mempunyai tumbuh kembang
meragukan sejumlah 16 responden (53,3%). Berdasarkan analisis menggunakan uji statistik
spearman rank menggunakan SPSS didapatkan bahwa p 0,015 < 0,05 maka H1 diterima.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan riwayat berat badan
lahir rendah (bblr) dengan tumbuh kembang pada anak prasekolah.