Abstract :
Usia remaja awal berkisar antara 11-14 tahun. Didalam perjalanan menuju kedewasaan,
remaja harus berusaha mempunyai peran dalam kehidupan sosialnya sehingga rentan sekali
mengalami masalah psikososial. Berdasarkan hasil wawancara terhadap 5 keluarga di Dusun
Sukamaju Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo keluarga belum
mengerti respon koping terhadap masalah psikososial remaja. Tujuan penelitian ini adalah
menganalisis pengaruh penyuluhan masalah psikososial remaja awal (11-14 tahun) terhadap
respon koping keluarga di Dusun Sukamaju Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten
Ponorogo. Rancangan penelitian ini adalah one group pra-post test design. populasi 38
responden dengan tehnik pengambilan sampel proportional random sampling sehingga
diperoleh sampel 36 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner respon
koping keluarga sebelum dan sesudah penyuluhan. Data yang terkumpul diolah dengan uji
statistik chi square dengan kemaknaan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 36
responden sebelum penyuluhan memiliki respon koping yang negatif sebanyak 19 responden
(52,8%) dan positif sebanyak 17 responden (47,2%). Setelah diberikan penyuluhan 19
responden (52,8%) memiliki respon koping yang positif dan negatif sebanyak 17 responden
(47,2%). Berdasarkan hasil uji statistik chi square didapatkan hasil p-value = 0,000 yang
berarti kurang dari 0,05 sehingga H1 diterima. Ada pengaruh penyuluhan masalah
psikososial remaja awal (11-14 tahun) terhadap respon koping keluarga di Dusun Sukamaju
Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Diharapkan kepala Desa Ngilo-ilo
dapat bekerjasama dengan pihak puskesmas khususnya perawat dalam memberikan
penyuluhan yang dapat membangun respon koping keluarga yang positif terhadap masalah
psikososial remaja awal (11-14) tahun.