Abstract :
Es teh merupakan minuman yang sudah dikenal dengan luas di Indonesia dan di dunia. Saat
ini minuman teh semakin beragam cara penyajiannya, namun banyak faktor kontaminasi
yang dapat menyebabkan pencemaran bakteri didalam minuman teh antara lain penambahan
es dan air putih, cara penyeduhan teh, peralatan lingkungan penjualan, pembuat dan
pencucian peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri
Escherichia coli pada minuman es teh yang dijual di Dusun Candimulyo Jombang dan
mengetahui jumlah bakteri Escherichia coli dengan metode MPN. Populasi diambil dari
semua minuman teh yang dijual oleh pedagang warung makan di Dusun Candimuyo
Jombang dengan tehnik sampling yang digunakan yaitu Non probability sampling. Variabel
dalam penelitian ini adalah bakteri Escherichia coli pada minuman teh. Berdasarkan hasil
pemeriksaan yang dilakukan pada 10 sampel didapatkan hasil 10 sampel positif
terkontaminasi bakteri Escherichia coli dengan indeks MPN 25-1800 sel/100ml dengan
persentase 100% tidak layak konsumsi dengan bakteri kontaminan yaitu Escherichia coli,
serta bakteri lain yang diduga Salmonella sp. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat
disimpulkan bahwa minuman teh tidak layak konsumsi dengan persentase 100% karena tidak
memenuhi syarat Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
492/Menkes/Per/VI/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air minum, yaitu total bakteri
Escherichia coli adalah 0 per 100ml sampel.
Kata kunci : Jumlah Bakteri, MPN, Bakteri Escherichia coli, Minuman Es Teh