Abstract :
Demam tifoid adalah suatu penyakit infeksi akut sistemik yang disebabkan oleh Salmonella
typhi.Pemeriksaan Tubex merupakan metode diagnostic demam tifoid dengan tingkat
sensitivitas dan spesifisitas yang lebih baik dibandingkan dengan pemeriksaan Widal. Tujuan
penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran Imunoglobulin M metode tubex dengan
prognosis tifoid. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif, jumlah seluruh
responden yaitu 20 responden dengan consecutive sampling dalam jangka waktu 2 minggu.
Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan sampel darah responden
menggunakan alat ukur Rapid typhoid detection, kemudian data di olah dengan
menggunakan editing, coding, dantabulasi. Hasil penelitian menunjukkan pemeriksaan
immunoglobulin IgM anti Salmonella dalam diagnosis demam typhoid adalah sebagian besar
responden mempunyai skor negatifyaitu 13 responden (65%). Dan sebagian kecil
mempunyai skor positif yaitu 7 responden (35%). Kesimpulan dari hasil penelitian yang
dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Jombang menunjukkan bahwa sebagian besar
responden yang imunoglobulin M negatif.
Kata Kunci: IgM, demamtifoid, Tubex