Abstract :
Hiperurisemia adalah keadaan dimana darah seseorang mengandung nilai kadar asam urat di
atas normal. Kriteria hiperurisemia pada pria <7 mg/dl dan pada wanita <6 mg/dl.
Hiperurisemia dapat terjadai akibat terjadinya kelebihan pembentukan atau penurunan ekresi
atau keduanya maka akan terjadi peningkatan konsentrasi asam urat dalam darah. Obesitas
adalah salah satu faktor resiko dari hiperurisemia. Dikategorikan obesitas apabila seseorang
memiliki IMT >24. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi remaja dengan
obesitas di RW. 03, Dusun Candimulyo, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten
Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif observasinal. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh remaja dengan obesitas di RW. 03, Dusun Candimulyo, Desa
Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Pengambilan sampel dengan
menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Pengumpulan data
dilakukan dengan pengukuran tinggi badan, berat badan berdasarkan IMT dan pengambilan
sampel darah. Variabel dalam penelitian ini adalah hiperurisemia pada remaja dengan obesitas.
Pemeriksaan sampel dilakukan di laboratorium Klinik RSUD Jombang. hasil penelitian
menunjukkan bahwa prevalensi hiperurisemia pada remaja dengan obesitas yaitu sebanyak 5
responden (20%) dan prevalensi remaja dengan obesitas tidak mengalami hiperurisemia yaitu
sebanyak 20 responden (80%). Dengan ini remaja obesitas perlu melakukan pemeriksaan rutin
untuk mengetahui kemungkinan terjadinya hiperurisemia. Dapat disimpulkan sebagian kecil
remaja dengan obesitas mengalami hiperurisemia.
Kata kunci : Hiperurisemia, Obesitas, Remaja.