Abstract :
Biji durian menjadi limbah berupa sampah yang dapat mengganggu kualitas dan kesehatan
pada lingkungan sekitar. Ukuran biji durian yang cukup besar membutuhkan waktu lama
untuk dapat terurai atau terdegradasi secara alami. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk
mengetahui kadar protein pada tepung biji durian montong, bido dan krikil yang ada di
Wonosalam. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan teknik
pengambilan data menggunakan purposive sampling, kemudian dilakukan pemeriksaan
menggunakan metode kjeldhal. Pengolahan data didapatkan darii Editing, Coding, dan
Tabulating. Penelitian ini sebanyak 3 sampel jenis durian yang berasal dari wonosalam dan
dijual di pasar legi citra niaga jombang hasil kadar protein dari 3 sampel tepung biji durian
dengan menggunakan metode kjeldhal menunjukkan bahwa pada durian krikil didapat kadar
protein 4,53% pada durian montong 4,78% dan pada durian bido 4,52%. Dapat di simpulkan
dari hasil penelitian pada masing-masing biji durian kadar protein pada tepung biji durian
krikil 4,53%, kadar protein pada tepung biji durian montong 4,78% dan kadar protein pada
tepung biji durian bido 4,52%.
Kata kunci: Pembuatan Tepung Biji Durian, Kandungan Gizi, Proses Pembuatan
Tepung