Abstract :
Tuberkulosis adalah salah satu jenis penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh
Mycobacterium tuberculosis. Persentase tuberkulosis (TBC) dilaporkan banyak meningkat di
seluruh dunia termasuk Indonesia. Salah satu pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk
menunjang diagnosa penyakit tuberkulosis ini adalah pemeriksaan jumlah leukosit dan hitung
jenis leukosit. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui jumlah leukosit dan hitung
jenis leukosit pada penderita tuberkulosis. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita tuberkulosis di Rumah Sakit Umum
Daerah Jombang selama 3 minggu sejumlah 25 responden. Pengambilan sampel dilakukan
dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data didapat dengan melakukan pemeriksaan
hitung leukosit dan hitung jenis leukosit serta dengan menggunakan lembar kuesioner. Variabel
penelitian ini adalah jumlah leukosit dan hitung jenis leukosit. Analisa data menggunakan
editing, coding, dan tabulating kemudian dinyatakan dalam presentase pada jumlah leukosi dan
hitung jenis leukosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21 responden (84%) memiliki jumlah
leukosit normal dan 4 responden (16%) mengalami lekopenia. Sedangkan pada hitung jenis
leukosit sejumlah 15 responden (60%) mengalami shift to the left, 9 responden (36%) mengalami
shift to the right dan 1 responden (4%) menunjukkan hasil normal. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah jumlah leukosit pada penderita tuberkulosis hampir seluruhnya dalam kategori normal
sedangkan untuk hitung jenis leukosit pada penderita tuberkulosis sebagian besar mengalami
shift to the left (pergeseran ke kiri). Diharapkan bagi tenaga kesehatan (khususnya perawat)
untuk memberikan informasi misalnya dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat
mengenai pola hidup sehat, nutrisi, sistem pertahanan tubuh dan juga sistem pengobatan
sehingga penyakit tuberkulosis dapat dicegah dan diobati.
Kata kunci : Tuberkulosis, leukosit, hitung jenis leukosit, shift to the left.