Abstract :
Tingginya angka kejadian ISPA tidak hanya kuman, virus, bakteri, upaya pencegahan yang
kurang dapat mempengaruhi kejadian ISPA. Upaya pencegahan penyakit ISPA dapat
dipengerahui berbagai faktor salah satunya faktor penegetahuan seseorang yang kurang baik
sehingga banyak balita menderita ISPA.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan primer penyakit ISPA pada balita diperumahan
Kohul PT. BGA Kotawaringin Lama, Kab. Kotawaringin Barat, Prov. Kalimantan Tengah.
Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif cross sectional dengan populasi 36ibu
mempunyai balita menggunakan total populasi. Variabel independen yaitu pengetahuan ibu
dan variabel dependen yaitu upaya pencegahan primer. Pengumpulan data menggunakan
kuesioner yang dibagikan kepada responden dan dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil
penelitian pengetahuan ibu dengan penyakit ISPA pada balita diperumahan Kohul PT. BGA
Kotawaringin Lama, Kab. Kotawaringin Barat, Prov. Kalimantan Tengahsebagian besar baik
yaitu 52.78%.Upaya pencegahan primer penyakit ISPA pada balita sebagian besar baik
36,1%. Hasil uji Rank spearman diperoleh nilai p=0,017<0.05 maka H
1 diterima. Hal ini
menunjukkan semakin baik pengetahuan ibu maka semakin baik upaya pencegah primer
penyakit ISPA pada balita. Dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan
upaya pencegahan primer penyakit ISPA pada balita di Perumahan Kohul PT. BGA
Kotawaringin Lama, Kab. Kotawaringin Barat, Prov. Kalimantan Tengah.