Abstract :
Umunya kreativitas menyebabkan hambatan dalam proses belajar di sekolah, yang
menimbulkan berbagai macam tingkah laku yang tidak baik. Keluarga harus memberikan
tindakan stimulasi pada anak untuk membantu mencapai tingkat perkembangan yang optimal
atau sesuai dengan yang di harapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan
kreativitas anak pada usia 3-5 tahun dengan pemberian stimulasi keluarga, metode ini sangat
dibutuhkan dalam pengembangan kreativitas anak. Metode penelitian Analitik Cross
Sectional yaitu peneliti melakukan pengukuran atau penelitian dalam satu waktu. Populasi
sebanyak 27 anak dan orang tua dengan sampel diambil semua sebanyak 27 orang. Teknik
yang digunakan adalah teknik total sampling. Pengumpulan data responden dengan
menggunakan kuesioner. Variabel independen sikap keluarga dalam menstimulasi anak dan
variabel dependen yaitu perkembangan kreativitas. Pengolahan data dilakukan dengan
editing, coding, scoring, tabulating dan menggunakan uji spearman rank. Hampir seluruhnya
sikap keluarga dalam menstimulasi pada anak pra sekolah adalah cukup 77,8% dan sebagian
besar perkembangan kreativitas pada anak adalah cukup nilai 51,9%. Hasil uji spearman
rank nilai signifikan p-value = 0,044 < 0,05 sehingga H0 ditolak, H1 diterima. Kesimpulan
ada hubungan sikap keluarga dalam menstimulasi dengan perkembangan kreativitas pada
anak pra sekolah di TK Ar Rohman Desa Babadan Kecamatan Ngariboyo Kabupaten
Magetan. Diharapkan orangtua lebih meningkatkan rangsangan dalam melakukan setiap
kegiatan untuk diajarkan pada anak pra sekolah yang berupa visual, auditif, taktil dan kinetik
khususnya dalam hal taktil atau berupa sentuhan.