Abstract :
Kehadiran atau kelahiran saudara kandung memberikan kontribusi bagi perkembangan sosial
dan emosional anak, terutama usia toddler,serta hampir tidak akan pernah dihindari adanya
persaingan antar saudara kandung atau sibling rivalry. Sikap orang tua juga dipengaruhi
oleh sikap dan perilaku anak terhadap saudaranya yang lain. Perilaku ini biasanya muncul
pada anak-anak usia 12-18 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap
orang tua dengan sibling rivalry pada anak usia toddler di desa Gayam Kabupaten
Bojonegoro.Desain penelitian yang digunakan analitik, dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian adalah semua orang tua yang memiliki anak usia toddler di desa Gayam
Bojonegoro yang berjumlah 50 orang. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik
simple random sampling yang berjumlah 44 orang.Variabel independent yaitu sikap orang
tua dan dependent yaitu sibling rivalry. Metode pengembilan data diperoleh dengan
menggunakan kuesioner.Pengolahan data dengan menggunakan Editing,Coding,Scoring
Tabulating, kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji rank spearman.Hasil
penelitian variabel sikap diperoleh sebagian besar orang tua memiliki sikap positif berjumlah
28 (63.4%) dan sikap negatif berjumlah 16 (36,4%). Sedangkan sibling rivalry pada anak
usia toddler dalam kategori ringan berjumlah 25 (56.8%), sedang berjumlah 13 (29,5%) dan
berat berjumlah 6 (13,6%). Hasil uji rank spearman dengan hasil 0,000 maka (?) sehingga
H0 ditolak H
1 di terima. Kesimpulan ada hubungan sikap orang tua dengan sibling rivalry
pada anak usia toddler.