Abstract :
Anak usia sekolah dasar pada umumnya suka mengkonsumsi jajanan. Mengkonsumsi
jajanan kariogenik berlebih dapat meningkatkan risiko karies gigi. Selain mengkonsumsi
jajanan kariogenik, kebiasaan menggosok gigi malam juga merupakan salah satu penyebab
karies gigi. Karies gigi merupakan penyakit yang disebabkan oleh demineralisasi email dan
dentin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi jajanan kariogenik
dan kebiasaan menggosok gigi malam dengan kejadian karies gigi pada siswa kelas III, IV
dan V SDN Kedungsugo 1 Prambon Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan analitik,
dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas III, IV dan V
SDN Kedungsugo 1 Prambon sejumlah 80 siswa. Sampel penelitian ini diambil
menggunakan teknik Proportionate random sampling yang berjumlah 66 siswa. Metode
pengembilan data diperoleh dengan menggunakan kuesioner tentang konsumsi jajanan
kariogenik dan kebiasaan menggosok gigi malam, dan data karies gigi diperoleh dari
pemeriksaan langsung kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney.
Hasil penelitian diperoleh hampir seluruhnya anak mengkonsumsi jajanan kariogenik
berpotensi tinggi (92.4%) hal ini berpengaruh besar terhadap kejadian karies gigi anak,
keadaan diperburuk dengan kebiasaan negatif anak dalam menggosok gigi malam sebanyak
(62.1%). Hasil uji mann whitney dari konsumsi jajanan kariogenik dengan kejadian karies
gigi diperoleh hasil p-value = 0.002 (p<0.05) dan dari kebiasaan menggosok gigi malam
dengan kejadian karies gigi diperoleh hasil p-value = 0.000 (p<0.05). Kesimpulan dari hasil
penelitian adalah ada hubungan antara konsumsi jajanan kariogenik dengan kejadian karies
gigi dan ada hubungan antara kebiasaan menggosok gigi malam dengan kejadian karies gigi
pada siswa kelas III, IV dan V SDN Kedungsugo 1 Prambon Sidoarjo.