Abstract :
Individu yang mengalami kanker serviks dapat mengalami kecemasan karena penyakit
berkepanjangan yang tak kunjung sembuh. Pengalaman pasien dalam pengobatan
merupakan pengalaman-pengalaman yang sangat berharga yang terjadi pada individu
terutama untuk masa-masa yang akan datang. Pengalaman awal ini sebagai bagian
penting dan bahkan sangat menentukan bagi kondisi mental individu dikemudian
hari.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan stadium kanker serviks
S1 Ilmu Keperawatan STIKES ICME Jombang Page 2
dengan kecemasan penderita kanker serviks dalam menjalankan pengobatan di RSUD
Jombang.
Desain penelitian analitik correlationaldengan pendekatan cross sectional. Populasinya
semua penderita kanker serviks di RSUD Jombang dengan jumlah sampel sebanyak 21
orang yang diambil dengan cara teknik samplingconsecutive sampling. Variabel
independen dalam penelitian ini adalahstadium kanker serviks dan variabel dependen
adalahkecemasan. Pengambilan data dengan caraobservasi rekam mdeik dan
menyebarkan kuesioner. Setelah data terkumpul dilakukan uji statistik rank
spearmandengan tingkat signifikan 0,05 menggunakan SPSS 1 6 for windows.
Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 21 responden yang mengalami kanker serviks
berada pada stadium prakankersebanyak 12 orang (57,1%), dari 12 orang tersebut yang
mengalami kecemasan ringan sebanyak 4 orang (19,0%) dan kecemasan sedang sebanyak
8 orang (38,1%). Hasil analisa melalui uji rank spearmandengan SPSS, pada taraf
kesalahan 5% dan nilai p sebesar 0,049, dimana p = 0,049 < 0,05 maka H
1 diterima atau
H0 ditolak.
Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan stadium kanker serviks
dengan kecemasan penderita kanker serviks dalam menjalankan pengobatan di RSUD
Jombang.