Abstract :
Imunisasi campak merupakan imunisasi untuk mencegah terjadinya campak pada anak.
Tetapi, fenomena yang terjadi dimasyarakat menunjukkan rendahnya kunjungan ibu ke
posyandu, hal ini disebabkan motivasi ibu yang rendah karena beranggapan setelah
diimunisasi maka tidak perlu diimunisasi lagi. Tujuan penelitian untuk menganalisis
pengaruh pendidikan terhadap motivasi ibu mengunjungi posyandu dalam pemberian
imunisasi campak pada balita.
Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental Designdengan jenis penelitian one-group pre-post test design. Populasi adalah semua ibu yang mempunyai balita yang tidak
ke posyandu sebanyak 132 ibu dengan jumlah sampel 33 ibu dan teknik sampling yaitu
metode simple random sampling. Variabel Independen adalah pendidikan kesehatan pada
ibu, variabel dependen adalah motivasi ibu ke posyandu dalam pemberian imunisasi
campak pada balita. Instrumen penelitian berupa kuesioner sebelum dan sesudah
diberikan pendidikan kesehatan. Analisa data dengan uji statistik wilcoxon dengan tingkat
signifikasi 5%.
Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit campak dan
imunisasi campak hampir seluruh responden mempunyai motivasi sedang sejumlah 27
orang (81,8%). Sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan hampir seluruh
responden mempunyai motivasi tinggi sejumlah 27 orang (81,8%).
Analisa data menggunakan uji statistik wilcoxon pada taraf kesalahan 5% didapatkan nilai
P=0,000, H1 diterima. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh
pendidikan kesehatan terhadap motivasi ibu mengunjungi posyandu dalam pemberian
imunisasi campak pada balita di Desa Banjar Gondang dan Talunrejo kecamat an Bluluk
Kabupaten Lamongan.