Abstract :
Gastritis sering terjadi pada remaja putri usia 16-19 tahun dikarenakan perilaku dalam
mengkonsumsi makanan yang tidak teratur, hal ini karena remaja putri senang melakukan diet
untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Remaja putri juga senang makan makanan yang
pedas dan asam dan juga sering mengalami stress karena banyak tugas sekolah yang dikerjakan.
Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh tehnik Spiritual Emosional Freedom
Technique (SEFT) terhadap nyeri gastritis pada siswa di Madrasah Aliyah Zainul Hasan 04
Probolinggo.
Desain penelitian ini adalah pra ekperimen. Jenis penelitiannya adalah one group pre test post
test desaign. Populasinya Semua siswa kelas 1 dan 2 di Madrasah Aliyah Zainul Hasan 04
Probolinggo berjumlah 147 orang. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan
sampelnya sejumlah 37 orang. Variabel independent adalah tehnik Spiritual Emosional Freedom
Technique (SEFT)dan variabel dependent adalah nyeri gastritis pada siswa. Instrumen
penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating
dan uji statistik menggunakan wilcoxon.
Hasil penelitian hampir seluruhnya nyeri gastritis pada siswa sebelum diberi tehnik Spiritual
Emosional Freedom Technique (SEFT) adalah sedang sejumlah 28 responden (75,7%). hampir
seluruhnya nyeri gastritis pada siswa sesudah diberi tehnik Spiritual Emosional Freedom
Technique (SEFT) adalah ringan sejumlah 30 responden (81,1%). Uji wilcoxon menunjukkan
bahwa nilai signifikansi ? = 0,000 < ? (0,05), sehingga H0 ditolak.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh tehnik Spiritual Emosional Freedom
Technique (SEFT) terhadap nyeri gastritis pada siswa di Madrasah Aliyah Zainul Hasan 04
Probolinggo.