Abstract :
utama hipertensi adalah tingkat stress dan usia. SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique)
merupakan solusi yang tepat dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Tujuan penelitian
mengetahui pengaruh SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap perubahan tekanan
darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten
Banyuwangi.
Desain penelitian one group pre-post test. Populasi adalah semua penderita hipertensi di Desa
Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi sejumlah 70 orangdengan jumlah sampel
60 orang. Sampling yang digunakan purposive sampling. Variabel Independent pengaruh SEFT (Spiritual
Emotional Freedom Technique) pada lansia dengan hipertensi. Variabel Dependent perubahan tekanan
darah pada lansia dengan hipertensi.
Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden berumur > 75 tahun sebanyak 45 responden
(75,0%) dan responden bekerja sebagai petani sebanyak 39 responden (65,0%) frekuensi tekanan darah
sebelum SEFT di ketahui bahwa tekanan darah sebelum SEFT adalah hipertensi tipe II sebanyak 24
responden (40,0%) dan tekanan darah sesudah SEFT adalah turun sebanyak 54 esponden (90,0%). Hasil
uji rank spearman didapatkan hasil p = 0,000 < 0,05 maka H1 diterima.
Hasil analisa data menunjukkan ada pengaruh SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap
perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Sebagai tenaga kesehatan dapat memberikan
terapi non farmakologi berupa SEFT bagi para penderita hipertensi.
Kata kunci : Lansia, SEFT.