Abstract :
Penyakit rematik masih merupakan suatu penyakit yang sering menyerang pada lansia. Lansia yang menderita
rematik memerlukan suatu motivasi yang tepat, karena motivasi diri sendiri pada lansia sangat berperan penting dalam
mendorong minat atau kesediaan lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah
menganalisis hubungan antara motivasi dengan kepatuhan kunjungan ke posyandu lansia pada penderita rematik di
Dusun Klagen, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah
analitik cross sectional. Populasinya Semua lansia rematik di Dusun Klagen, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan
Peterongan, Kabupaten Jombang jumlah 50 orang. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan
sampelnya sejumlah 44 orang. Variabel independent adalah motivasi dan variabel dependent adalah kepatuhan
kunjungan ke posyandu lansia pada penderita rematik. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan
pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian
motivasi kunjungan ke posyandu lansia pada penderita rematik adalah sebagian motivasi kuat sejumlah 27 responden
(61,4%). Sebagian besar kepatuhan kunjungan ke posyandu lansia pada penderita rematik adalah patuh sejumlah 27
responden (61,4%). Uji spearman rank menunjukkan bahwa nilai signifikansi ? = 0,000 < ? (0,05), sehingga H1
diterima. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan kunjungan ke
posyandu lansia pada penderita rematik di Dusun Klagen, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten
Jombang. Penelitian dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi responden agar bisa tetap termotivasi dan patuh
melakukan kunjungan ke posyandu lansia sehingga dapat pengobatan rematik.
Kata Kunci : motivasi, kepatuhan, posyandu lansia, rematik