Abstract :
Banyak penderita TB Paru yang mengalami kegagalan dalam pengobatan, yang
disebabkan karena dukungan keluarga yang kurang. Berdasarkan hasil survey menurut
laporan WHO tahun 2013, indonesia menempati urutan ke-3 dengan jumlah sebesar 700
ribu orang. Pada penderita TB Paru memerlukan suatu dukungan sosial yang tepat, karena
dukungan keluarga sangat penting bagi penderita TB Paru untuk mengingatkan minum
obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara dukungan keluarga
terhadap kepatuhan konsumsi obat pada pasien TB Paru di Puskesmas Kesamben
Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah 33 responden. Jumlah sampel dalam penelitian ini
adalah 30 responden. Cara pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling.
Instrumen penelitian yang dipakai menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan cara
editing, coding, scoring, tabulating dan analisa data dengan menggunakan uji Mann-Whitney.
Hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh responden memiliki dukungan keluarga baik
sebanyak 20 (66,7%) dan sebagian besar responden memiliki kepatuhan patuh sebanyak
22 (73,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000, p<0,0, sehingga H
1
diterima.
Kesimpulan hasil penelitian terdapat pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan
konsumsi obat pada pasien TB Paru di Puskesmas Kesamben Kecamatan Kesamben
Kabupaten Jombang.
Katakunci: Dukungan Keluarga, kepatuhan Konsumsi Obat Pada Pasien TB Paru.