Abstract :
Penyakit diare sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, tidak menggunakan jamban
sehat mempengaruhi terjadinya diare 19 responden (52%). Hasil studi pendahuluan didapatkan hasil 10
orang mengatakan membersihkan jamban ketika terlihat kotor saja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
hubungan menggunakan jamban sehat dengan kejadian diare pada batita di Desa Bandung Kecamatan Diwek
Kabupaten Jombang.
Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasi semua ibu yang memiliki batita di Desa
Bandung Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang berjumlah 40 orang. Teknik sampling menggunakan
purposive sampling dengan sampelnya sejumlah 37 orang. Variabel independent adalah penggunaan jamban
sehat dan variabel dependent kejadian diare pada batita. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner
dengan pengolahan data editing, scoring, coding, tabulating dan uji statistik dengan menggunakan uji chi
square.
Hasil penelitian ini sebagian besar rumah tangga menggunakan jamban sehat sejumlah 23 orang (62%), yang
tidak menggunakan jamban sehat sejumlah 14 orang (38%). Sebagian besar yang terjadi diare pada batita
sejumlah 19 orang (51%), yang tidak terjadi diare sejumlah 18 orang (49%). Uji chi square menunjukan
bahwa nilai signifikasi ?<0,000 (0,05), H1 artinya diterima. Kesimpulanya ada hubungan penggunaan
jamban sehat dengan kejadian diare pada batita di Desa Bandung Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
kata kunci: penggunaan jamban sehat, diare, batita