Abstract :
Pada lansia, seseorang maka akan mengalami penurunan berbagai fungsi tubuh, diantaranya dalam
pemenuhan kebutuhan personal hygiene, sehingga lansia akan tergantung pada orang lain termasuk
keluarga. Sayangnya, saat ini banyak keluarga yang kurang memberi dukungan kepada lansia karena
kesibukan kerja, ekonomi, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisahubungan
dukungan keluarga dengan personal hygiene pada lansia yang mengalami keterbatasan fisik di Desa
Gendongkulon Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan.Rancangan penelitian ini adalah
observasional dengan pendekatan crosssectional, Dengan sampelnya sejumlah 37 responden dengan
teknik pengambilan sampel secara purpossive sampling. Teknik pengumpulan data dengan
menggunakankuesioner tentang dukungan keluarga dan lembar observasi personal hygiene lansia.
Data yang telah terkumpul diolah dengan uji statistik Spearman-Rhodengan kemaknaan? = 0,05.Hasil
penelitian menunjukkan dari 37 responden, sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga
yang tinggi yaitu 28 responden (75,7 %), dan sebagian besar dari lansia yang mengalami keterbatasan
fisik memiliki personal hygiene yang baik yaitu 26 responden (70,3 %).Berdasarkan hasil uji statistik
Spearman-Rho didapatkan hasil p-value= 0.002 yang berarti kurang dari 0,05, sehingga tolak H0,
yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan personal hygiene pada lansia yang mengalami
keterbatasan fisik di Desa Gendongkulon Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, dari hasil
penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga penting untuk mempertahankan dan meningkatkan
kesehatan usia lanjut, karena personal hygiene(kebersihan perorangan) merupakan salah satu faktor
dasar karena individu yang mempunyai kebersihan diri yang baik mempunyai risiko yang lebih
rendah untuk mendapat penyakit.
Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Personal Hygiene, Lansia