Institusion
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang
Author
Ramadhan, Muhammad Kurnia
Subject
RT Nursing
Datestamp
2021-07-12 07:46:56
Abstract :
Setiap pasien post op fraktur pasti akan mengalami nyeri dikarenakan proses pembedahan
dan perlukaan jaringan. Pada umumnya tenaga kesehatan hanya menerapkan secara
farmakologinya saja padahal masih ada cara non farmakologi yang bisa membantu untuk
menurunkan nyeri secara efektif, salah satunya adalah teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas
nyeri pada pasien post op frakur.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra Eksperimen dengan rancangan one-group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah pasien post op fraktur dengan
pengambilan sampling Purposive Sampling dengan jumlah sampel 28 orang. Variabel independent
dalam penelitian ini adalah teknik relaksasi nafas dalam, sedangkan variabel dependent adalah
penurunan intensitas nyeri. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dengan
analisa data menggunakan uji statistik Willcoxon (?=0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik relaksasi nafas dalam berpengaruh terhadap
intensitas nyeri yaitu dari sebelumnya nyeri berat 17 orang menjadi 8 orang. Ada hubungan antara
teknik relaksasi nafas dalam tehadap intensitas nyeri pasien post op fraktur dengan hasil uji
statistik p=0,000.
Kesimpulannya teknik relaksasi nafas dalam memiliki pengaruh terhadap penurunan nyeri
pada pasien post op fraktur.
Kata kunci : teknik relaksasi, nafas dalam, nyeri, post op fraktur