Abstract :
Kecenderungan ibu muda yang mempunyai anak usia 1-3 tahun terlalu sering memakaikan
popok diapers. Pemakaian diapers dalam jangka panjang dan dipakai setiap saat, dapat
menimbulkan efek yang berbahaya serta bisa menghambat kemampuan toilet training anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian popok diapers terhadap
tahapan toilet training pada anak usia toddler di Desa Sekarputih Kec Widodaren Kab
Ngawi. Desain penelitian analitik dan rancangan penelitian yang digunakan cross sectional.
Populasi semua ibu yang mempunyai anak usia toddler yang memakai popok diapers
sebanyak 96 orang dan sampel 49 orang, teknik pengambilan dengan Proportionate simple
random sampling. Variabel bebas yaitu pemakaian popok diapers sedangkan variabel terikat
adalah tahapan toilet training pada anak usia toddler, instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuesioner, pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring,
tabulating lalu di uji dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian didapatkan
sebagian besar responden yang tingkat pemakaian popok diapers sangat jarang mempunyai
tahapan toilet training positif jumlah 32 (65,3%) dan sebagian kecil sangat jarang dengan
tahapan toilet training negatif 2 (4,1%). Didapatkan nilai p value (0,00) < alpha (0,05), maka
H0 ditolak H
1
diterima, artinya ada pengaruh pemakaian popok diapers terhadap tahapan toilet
training pada anak usia toddler. Kesimpulan ada pengaruh pemakaian popok diapers
terhadap tahapan toilet Training pada anak usia toddler. Sehingga sangat penting
memberikan pelatihan tahapan toilet training pada anak usia toddler agar anak tidak
mengalami kegagalan dalam toilet training.
Kata kunci : Popok diapers, toilet training, Anak usia toddler