Abstract :
Era globalisasi merupakan era perkembangan disegala bidang, salah satu di
antaranya adalah perkembangan media yang pesat dan mudah dijangkau. Dalam
perkembangan yang sangat pesat memberikan dampak postif dan berbagai
dampak negatif. Dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan media
yang canggih bagi remaja yaitu semakin mudah mencari informasi terutama
tentang seks yang dianggap hal baru bagi para remaja. Hal ini dapat meningkatkan
angka seks pranikah yang setiap tahun semakin meningkat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan remaja tentang
informasi seks terhadap persepsi seks pranikah di SMK Nagara Kecamatan
Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Desain penelitian Non Eksperimen ? one group pre intervensi dan post test
design. Populasi semua remaja kelas 10 SMK Nagara Kecamatan Kedunggalar
Kabupaten Ngawi sebanyak 200 siswa dan sampel 133 siswa. Teknik
pengambilan data Proportional simple random sampling. Variabel bebas yaitu
pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi remaja tentang seks, sedangkan
variabel terikat adalah persepsi seks pranikah. Instrumen yang digunakan dalam
adalah kuesioner, pengolahan data dengan Editing,
coding,scoring,tabulating,analisa bivariat,univariat dan diuji dengan wilcoxon
Hasil penelitian didapatkan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan persepsi
remaja terhadap seks pranikah sebagian besar positif 73 responden (54,9 %) dan
setelah dilakukan pendidikan kesehatan persepsi seks pranikah menjadi negatif 86
responden (64,6%). Didapatkan nilai p value 0,002 < 0,05 maka Ho ditolak H1
diterima yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan remaja tentang
informasi seks terhadap persepsi seks prani kah
Kesimpulan ada pengaruh pendidikan kesehatan remaja tentang tentang infoemasi
seks terhadap persepsi seks pranikah. Sehingga penting diberikan pendidikan
kesehatan remaja tentang informasi seks agar persepsi terhadap seks pranikah
menjadi negatif dan tidak menyalahi norma di masyarakat.