Abstract :
Pasien pre operasi pada dasarnya mengalami kecemasan sebelum tindakan , dimana pasien perlu
diberikan relaksasi, dimana relaksasi dapat berpengaruh untuk pasien pre operasi yang berguna untuk
menurunkan tingkat kecemasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik
relaksasi guided imagery terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di ruang
Mawar RSUD Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan
menggunakan one group pre test-post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah simple
random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 21 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini
menggunakan kuesioner. Pengolahan data secara editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data pada
penelitian ini menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan software. Variabel bebas adalah relaksasi
guided imagery sedangkan variabel terikat adalah penurunan tingkat kecemasan pada pasie pre operasi.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan relaksasi guided imagery 6 (28,57%) responden
memiliki kecemasan sedang, 13 (61,9%) responden memiliki kecemasan berat serta 2 (9,52%)
responden yang memiliki kecemasan sangat berat. Setelah diberikan relaksasi guided imagery 5
(23,81%) responden memiliki kecemasan sedang, 11 (52,38%) responden memiliki kecemasan ringan
dan 5 (23,81%) responden tidak memiliki kecemasan. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p = 0,000 <
0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalahada pengaruh teknik relaksasi guided
imagery terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di ruang mawar RSUD
Kabupaten Jombang.
Kata kunci :guided imagery, tingkat kecemasan pasien pre operasi.