Abstract :
Gizi kurang merupakan penyebab terjadinya gangguan pertumbuhan organ serta hambatan
perkembangan. Masalah kesehatan anak yang terjadi di Indonesia akibat asupan gizi yang
kurang diantaranyaa dalah Kekurangan Vitamin A, Anemis, dll yang sampai saat ini masih
belum teratasi.Faktor yang mendorong terjadinya gizi kurang pada balita adalah karena
rendahnya minat ibu dalam mengunjungi Posyandu.Tujuan penelitian untuk menganalisis
pengaruh pendidikan kesehatan terhadap minat ibu yang mempunyai balita gizi kurang untuk
mengunjungi posyandu.
Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental Design dengan jenis one-group pra-post
test design. Populasinya semua ibu yang mempunyai balita gizi kurang yang tidak keposyandu
sebanyak 129 dengan teknik probability sampling metode cluster sampling berjumlah 32.
Lokasi penelitian ini di Desa Banggle dan Kedung kumpul Kecamatan Sukorame Kabupaten
Lamongan.Variabel independent adalah Pendidikan kesehatan kepada ibu yang mempunyai
balita gizi kurang, variabel dependent adalah minat ibu yang mempunyai balita gizi kurang
mengunjungi posyandu.Instrumen penelitian berupa kuesioner.Pengolahan data melalui Editing,
Coding, Scoring dan Tabulating. Analisa data dengan uji statistik wilcoxon dengan tingkat
signifikansi 5%.
Hasil penelitian sebelum di berikan penyuluhan adalah minat sedang sedangkan setelah
penyuluhan adalah minat tinngi. Analisa data menggunakan uji statistik wilcoxon pada taraf
kesalahan 5% didapatkan nilai p=0,000,HI diterima.
Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap Minat Ibu yang
mempunyai balita gizi kurang mengunjungi posyandu di Desa Banggle dan Kedung kumpul
Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan
Kata Kunci :Pendidikan Kesehatan, Minat, Balita Gizi kurang