Abstract :
Osteoarthritis ialah suatu penyakit sendi menahun yang ditandai oleh adanya kelainan pada
tulang rawan (kartilago) sendi dan tulang di dekatnya sehingga timbul gejala kekakuan, nyeri
dan pembatasan gerakan pada sendi. Osteoarthritis biasanya terjadi pada usia lanjut, jarang
dijumpai penderita osteoarthritis yang berusia di bawah 40 tahun. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan lansia dengan perilaku pencegahan
kekambuhan penyakit osteoatritis didesa Kumpai Batu Atas. Jenis penelitian adalah
kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Penelitian ini menggunakan teknik cluster
random sampling pada lansia di RW 04,05, 07,09,11,12, dan 14 desa Kumpai Batu Atas
dengan usia di atas 60b tahun tahun sebanyak 51 responden Hasil penelitian menunjukkan
bahwa mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan baik 64,70% dan mempunyai
perilaku pencegahan penyakit gout yang baik sebesar 41,17%. Hasil uji statistik
menggunakan uji Spearmen rank dengan ?=0,05 diperoleh hasil bahwa ada hubungan yang
signifikan antara tingkat pengetahuan lansia dengan perilaku pencegahan kekambuhan
penyakit osteoatritis di desa kumpai batu atas (p value=0,000) dengan nilai r=0,597.
Berdasarkan penelitian ini, direkomendasikan untuk tenaga kesehatan supaya dapat
memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat khususnya lansia terutama tentang
penyakit osteoatritis dan cara pencegahannya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk
menggali faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku pencegahan penyakit
osteoatritis